Langsung ke konten utama

10 Kunci agar Hati dan Jiwa Tenang




 Sahabat Santri Ngaji Online yang di Rahmati Allah, kali ini, saya akan berbagi mengenai beberapa hal yang bisa membuat hidup kita lebih berarti, hidup dalam kedamaian, hidup dalam kebahagiaan di Dunia & di akhirat In syaa Allah. Sebenarnya, untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki, tidaklah sulit tergantung diri kita mau atau tidak untuk melakukannya. Semoga dengan coretan pena ini dapat menginspirasi pembaca setia Santri Ngaji Online. Baiklah, langsung saja simak 10 kunci agar hati kita tetap tenang meski ditengah badai yang menerkam

1. Tidak Membenci

Mengapa saya meletakkan point ini dipoint pertama? Sebab point inilah yang mudah-mudah susah. Sebagai manusia, kita dikaruniai akal, pemikiran & kekuatan, bila mana kita merasa terdlolimi, bila kita disakiti, bila kita dihina oleh orang lain akal akal nafsu kita akan membawa akal dan hati kita naik menuju pemikiran untuk membalas perbuatan tersebut. Kebencian yang perlahan menyelimuti hati hita tanpa kita sadari perlahan akan menggerogoti iman kita dan menghancurkan nur pada hati kita. Untuk itulah, mulai dari sekarang, belajarlah untuk tidak membenci saudara kita, sebab kebencian akan mengantarkan kepada kehancuran.

2. Tidak Berkeluh Kesah

Hal yang agak sulit lagi dilakukan oleh kebanyakan manusia adalah tidak berkeluh kesah, kita memiliki mulut, namun mulut yang kita miliki akan lebih bermakna jika kita gunakan mulut kita untuk hal kebaikan. Berkeluh kesah hanyalah perbuatan sia-sia.Apakah dengan keluh kesah akan menjadikan bebean hidup kita berkurang, atau akan hilang sekaligus? Tidak sahabatku, beban yang menimpa hidup kita merupakan proses pendewasaan kita menjadi manusia yang lebih bermakna. Bijaklah dalam dalam menyikapi masalah

3. Hidup Sederhana

Tetaplah menjadi pribadi yang sederhana meski dalam keberlimpahan harta, tak ada gunanya kita hidup dalam kemegahan, sebab harta yang kita miliki hanyalah amanah dari Sang Pencipta. Janganlah berlebih-lebihan dalam hidup kita sebab semua akan kembali kepada pemilik-Nya

4. Berprasangka Baik

Seorang motivator berkata, apa yang kita pikirkan itulah yang akan kita alami. Ya, ungkapan itu memang benar adanya, sebab mindset memiliki peran yang teramat sangat penting dalam keberlangsungan hidup kita. Hiasilah hidup dengan pemikiran yang positif agar hidup kita menjadi lebih indah

5. Selalu Tersenyum

Tersenyumah, ,eski hati tersakiti, Tersenyumlah meski beban kian menyayat hati, tersenyumlah meski kita terdlolimi. Sebab, dengan senyuman akan menguatkan kita dalam menghadpinya, tersenyumlah, dan mohonlah perlindungan kepada Sang Pencipta, serahkan segala urusan kita kepada-Nya

6. Selalu Memberi

Biasakanlah untuk senang berbagi, meski dalam keadaan lapang atau sempit, sebab dengan berbagi akan menambah kenikmatan dalam hidup kita

7. Berdo’a Tanpa Sepengetahuan Mereka

Bila kita berdo’a didepan orang yang kita do’akan itu biasa, namun yang luar biasa adalah saat kita mampu mendo’akan saudara-saudara kita tanpa sepengetahuan mereka. Berdo’a untuk kebahagiaan mereka secara sembunyi-sembunyi itulah yang mulia, sebab malaikat akan mengaminkan do’a orang yang mendoakan saudaranya secara sembunyi-sembunyi

8. Tidak Dengki dan Iri Hati

Hindarilah perbuatan dengki dan iri hati, karena perbuatan tersebut hanya akan merusak & menghancurkan diri. Belajarlah untuk turut bahagia atas kesuksesan orang lain, karena Allah akan mencintai Hamba-Nya yang mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Jagalah hati kita, jangan biarkan ia terjerat penyakit yang berbahaya ini

9. Mudah Memaafkan

Jadilah manusia yang mudah memaafkan kesalahan saudara kita, karena sebbaik-baik manusia apabila ia mau memaafkan kesalahan saudaranya mendo’akan saudaranya baik dikala susah maupun senang

10. Hindari Permusuhan

Pemudsuhan adalah salah satu perbuatan yang paling dicintai setan dan dibenci oleh Allah SWT, oleh sebab itu hindarilah permusuhan. Gapailah ridho Allah SWT, bukan laknat-Nya. Jangan biarkan setan tertawa lepas karena kita menuruti bisikan jahatnya. Wallahu A'lam bish-Showab. Semoga artikelnya bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah (Ijazah Gus Miftah)

Ingin tahu Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah simak tulisan dibawah ini ya. Karena akan mencoba mengupas, soal Dzikir / Shalawat / Syair yang lagi populer lagi saat ini.  Suara yang mengalun merdu lantaran mengucap kalimat Allah di dalamnya diterima hati jadi ikutan sejuk dan nyaman. Kami sepakat ini Sejuk dan lagi nge - Tren, dan ternyata karena yg mempopulerkan juga lagi tren, dan Qodarullah, Allah takdirkan Penulis untuk mendengar langsung alias ngaji kuping (telingan di hadapan guru) di ijazahkan dari seorang guru dan pengabdi di ponpes Ora Aji Jogja yaitu Gus Miftah. Siapa Gus Miftah ? tentu bagi Anda yang mengikuti jejaknya sudah tidak asing lagi. Dimana namanya semakin harum semakin populer dan naik daun sejak tersorot media, karena dakwah di berbagai tempat hiburan malam . Padahal dari penuturan beliau dalam kajian, hal itu udah jadi bagian dakwah beliau yang di lakukan sejak 5 tahun lebih yang lalu, sebelum akhirnya tercium berbagai m

Abu Bakar Sang Wangi Kasturi

  Allah akan menolong hamba-Nya yang baik adalah milik orang-orang yang bertakwa. Allah SWT tidak akan membiarkan orang-orang yang bertakwa hidup dalam kesedihan, penderitaan, dan penindasan. Dia akan menyusupkan kedalam hati mereka rasa tenang dan bahagia, meskipun saat itu mereka sedang di penjara ujian dan cobaan yang datang silih berganti. Baca Juga : Keajaiban Al Quran Kali ini, saya akan berbagi kisah seorang lelaki yang namanya harum semerbak dan kisah hidupnya menjadi teladan dalam diri orang-orang yang beriman, dialah Abu Bakar Ash-Shiddiq si Wangi Kesturi. Apa yang menyebabkan Abu Bakar dijuluki demikian? Berikut kisahnya : Ketika orang-orang bertanya kepada Abu Bakar, “Kami selalu mencium bau harum kesturi dari tubuhmu, sedangkan kamu tidak memakai kesturi, apakah yang menyebabkannya?” Dia Menjawab “Demi Allah, sesungguhnya aku sejak bertahun-tahun sudah tidak memakai kesturi lagi, tetapi baunya masih bersamaku. Sebabnya adalah, pada suatu ketika ada seorang wanita yang mela

Kisah Inspiratif Penuh Hikmah! Ketika Ibadah Tak Lagi Terasa Manis? Simak Selengkapnya!

  Kisah ini diambil dari Kisah Hikmah Majalah Nurul Hayat Edisi Juli 2016, sebuah kisah yang akan menginspirasi kita semua agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi sesuatu, yang akan kita masukkan kedalam tubuh kita, terlebih makanan yang akan berbaur dengan darah dan daging kita, berhati-hatilah saat kita akan memasukkan sesuatu kedalam tubuh kita terlebih dengan cara yang tidak halal. Semoga kita dapat mengambil hikmah dibalik kisah ini Tak ada yang ragu soal kealiman dan kezuhudan Abu Yazid Al-Busthami. Tokoh sufi ternama abad ke-9 ini termasuk hamba dengan ketaatan yang utuh. Kehidupan Abu Yazid nyaris penuh dengan aktifitas ibadah. Namun ada yang janggal dihatinya ketika bertahun-tahun beribadah tapi ia tak pernah merasakan kenikmatan dan kelezatan ibadah. Mengapa? Abu Yazid telah berikhtiar maksimal. Totalitas adalah prinsip baginya dalam menghamba kepada Allah SWT. Lalu, kenapa kejanggalan itu terjadi? Pertanyaan ini terus mengganggu pikirannya hingga Abu Yazid menghadap ibuny