Langsung ke konten utama

Abu Bakar Sang Wangi Kasturi

 



Allah akan menolong hamba-Nya yang baik adalah milik orang-orang yang bertakwa. Allah SWT tidak akan membiarkan orang-orang yang bertakwa hidup dalam kesedihan, penderitaan, dan penindasan. Dia akan menyusupkan kedalam hati mereka rasa tenang dan bahagia, meskipun saat itu mereka sedang di penjara ujian dan cobaan yang datang silih berganti.

Kali ini, saya akan berbagi kisah seorang lelaki yang namanya harum semerbak dan kisah hidupnya menjadi teladan dalam diri orang-orang yang beriman, dialah Abu Bakar Ash-Shiddiq si Wangi Kesturi. Apa yang meneybabkan Abu Bakar dijuluki demikian? Berikut kisahnya :

Ketika orang-orang bertanya kepada Abu Bakar, “Kami selalu mencium bau harum kesturi dari tubuhmu, sedangkan kamu tidak memakai kesturi, apakah yang menyebabkannya?” Dia Menjawab “Demi Allah, sesungguhnya aku sejak bertahun-tahun sudah tidak memakai kesturi lagi, tetapi baunya masih bersamaku. Sebabnya adalah, pada suatu ketika ada seorang wanita yang melakukan tipu daya terhadapku sehingga aku masuk ke rumahnya. Ketika aku sudah berada di rumahnya, dia menutup semua pintu dan jendela rumahnya seraya menggodaku untuk melakukan maksiat. Aku kebingungan dan kehilangan akal.” Kemudian aku berkata kepadanya, “Aku ingin ke kamar kecil.” Perempuan itu memerintahkan pembantunya untuk mengantarkan aku ke kamar kecil. Ketika sudah sampai di kamar kecil, aku pun buang air besar. Kemudian aku melumuri semua badan dengan kotoranku. Kemudian aku kembali kepadanya. Dia terkejut dan memerintahkan para pembantunya untuk mengusirku. Setelah itu aku pulang dan mandi. Pada malam harinya aku bermimpi ada suara yang berkata kepadaku “kamu telah melakukan suatu amalan yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Sungguh aku akan mewangikan tubuhmu di dunia dan akhirat. Ketika bangun pagi, aku merasa tubuh ini menyebarkan bau kesturi dan itu berlanjut sampai saat ini.

Subhanallah, cara Abu Bakar dalam melawan ketidakadilan dan bujuk rayu syetan sungguh menarik dan luar biasa hingga mengundang cinta dan Rahmat Allah SWT kepadanya. ABu Bakar tetap teguh dalam menjaga kesucian dan perintah Rabb-Nya meski dirinya terlihat hina dan kotor dihadapan orang yang mendzaliminya.

Kisah ini dapat kita ambil pelajaran, untuk senantiasa menjaga kehormatan diri dengan cara apapun, senantiasa untuk berusaha sekuat tenaga menjalankan setiap perintah-Nya dan sabar untuk menjauhi segala perbuatan yang dilarang dan mengundang murka-Nya. Semoga kisah ini bermanfaat untuk seluruh pembaca Santri Ngaji Online dan kita bisa mengambil hikmah dari kisah tersebut untuk kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah (Ijazah Gus Miftah)

Ingin tahu Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah simak tulisan dibawah ini ya. Karena akan mencoba mengupas, soal Dzikir / Shalawat / Syair yang lagi populer lagi saat ini.  Suara yang mengalun merdu lantaran mengucap kalimat Allah di dalamnya diterima hati jadi ikutan sejuk dan nyaman. Kami sepakat ini Sejuk dan lagi nge - Tren, dan ternyata karena yg mempopulerkan juga lagi tren, dan Qodarullah, Allah takdirkan Penulis untuk mendengar langsung alias ngaji kuping (telingan di hadapan guru) di ijazahkan dari seorang guru dan pengabdi di ponpes Ora Aji Jogja yaitu Gus Miftah. Siapa Gus Miftah ? tentu bagi Anda yang mengikuti jejaknya sudah tidak asing lagi. Dimana namanya semakin harum semakin populer dan naik daun sejak tersorot media, karena dakwah di berbagai tempat hiburan malam . Padahal dari penuturan beliau dalam kajian, hal itu udah jadi bagian dakwah beliau yang di lakukan sejak 5 tahun lebih yang lalu, sebelum akhirnya tercium berbagai m

Berdoa dan Bersyukur itu kunci Sukses ?

Bismillah Walhamdulillah, Mari kita senantiasa Berdoa setiap Waktu setiap detik, Bersyukur dengan ikhlas menerima semuanya. Bukan merawat sakit hati tetapi justru dibalas dengan Makmur asal mau Bersyukur tanpa terkecuali setiap hari. Santri Ngaji Online berkisah :   Berdoa dan Bersyukur itu kunci Sukses ? ulasan dan penjelasannya dapat dibaca dibawah ya Gaes... Berdoa dan Bersyukur Allah yang punya segalanya di dunia ini. Kita dekatkan diri kita pada Allah dengan segenap cara bukan malah menjauhi nya karena tergoda urusan dunia. Agar Allah ridho kita telah berada di jalannya dan mau memberi Kita kemudahan dan kesuksesan lahir dan Batin, Dunia dan Akhirat. Maka Kita perlu Mengingat lagi dasar di dalam Kitab Al-Qur'an, dimana Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman:  وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian'." (QS Ghâfir: 60).  Al Quran da

Akhlak Santri bagaimana sebaiknya dibangun ? simak Kajian Ustadz Abdul Somad, Lc. MA

Kajian ini berlangsung bersama Ustadz Abdul Shomad. Membahas seputar akhlak santri sebagaimana sebaiknya dibangun ? dengan memberi pemahaman pada para civitas akademika Universitas Brawijaya di Malang Jawa Timur.  Tema Kajian tentang Tanggung Jawab Cendekiawan dalam pembangunan akhlaq, menarik untuk kita kaji bersama mendengarkan tausiyah bin nasehat dari guru kita Ustadz Abdul Somad, Lc, MA. Semoga Allah memberikan ridho Meski kita tidak bertemu di MAsjid Raden Patah sebagai tempat kajian Ustad Somad, Namun Kita dapat mendengar, belajar dari online melalui video yang disyiarkan oleh tim MRP Media Livestream dapat anda jumpai di bawah atau bisa like dan subscribe channel youtube MRP MEdia. Video diatas berisi full kegiatan, dari mulai kehadiran Ustadz, Sholat berjamaah dengan Imam tuan Guru Ustadz Abdul Shomad baru dilanjutkan sambutan dan Ceramah Agama. Semoga Anda dapat mengambil Hikmah dan Ilmu dalam majelis Online meski tidak bertatap muka langsung di masjid Raden Patah